Plan Indonesia Latih Anak Muda Jadi Tenaga Kerja Terampil
| Gathering, Tour & Outbound
Plan Indonesia Latih Anak Muda Jadi Tenaga Kerja Terampil

Pengembangan keterampilan khusus untuk anak muda dinilai cukup efektif untuk memperkecil jurang (gap) antara kebutuhan tenaga kerja terampil dan minimnya keterampilan para pencari kerja.

Beranjak dari alasan itu, Plan International Indonesi Semarang mengajak para anak muda untuk menjadi tenaga kerja yang terampil sebagai pengembangan potensi diri.

Hal itu disampaikan Deputy Country Director Plan International Indonesia Nono Sumarsono di sela Pengukuhan Forum Alumni Pemberdayaan Ekonomi Kaum Muda Jawa Tengah di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Kamis (27/10/2016) petang.

Dan Plan Indonesia pun sedang berusaha untuk mengimplementasikannya melalui pelatihan bagi mereka menuju dunia kerja.

“Sekitar 87 persen peserta telah meraih pekerjaan yang layak. Bahkan, di tempat kerjanya, mereka yang didominasi anak muda perempuan ini berkembang menjadi pekerja produktif. Dan kini kami merambah ke wilayah Semarang dalam bentuk pelatihan serupa. Tujuannya yakni agar mereka siap dan disiapkan menjadi tenaga kerja terampil,” ucap Nono kepada Tribun Jateng, Jumat (28/10/2016).

Dia menjabarkan, berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja, Indonesia hingga 2030 mendatang masih mengalami kekurangan sekitar 115 juta tenaga terampil. Saat ini atau pada 2016, Indonesia hanya baru memiliki sekitar 55 juta tenaga yang terampil.

Adapun sebagai solusinya, sebagai organisasi kemanusiaan independen, Plan International Indonesia berusaha membantu pemerintah dan pihak swasta dalam hal penyiapan tenaga yang dibutuhkan itu.

“Kami implementasikan melalui beberapa program. Mencakup perluasan akses anak muda, terutama perempuan, di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Bersama Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) kami coba bangun mata rantai pemberdayaan anak muda untuk memasuki dunia kerja,” papar National Project Manager Youth Economic Empowerment Plan Indonesia Mirza Kusuma.

Dia menambahkan, khusus di wilayah Semarang, untuk sementara ini focus pada pengembangan keterampilan kerja di bidang resto dan retail. Dan dalam program itu, Plan Indonesia juga menggandeng Paguyuban HRD Jawa Tengah, untuk memfasilitasi penempatan kerja para peserta pelatihan.


Sumber :

http://jateng.tribunnews.com/2016/10/28/plan-indonesia-latih-anak-muda-jadi-tenaga-kerja-terampil

Share
Komentar