Harkopnas Karanganyar 2019 Menghadirkan Jalan Sehat Hingga Cak Nun
| Event Hiburan & Konser
Harkopnas Karanganyar 2019 Menghadirkan Jalan Sehat Hingga Cak Nun

Peringatan Hari Koperasi Nasional Kabupaten Karanganyar 2019 yang juga disingkat Harkopnas merupakan serangkaian kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional.

Kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2019 di Kabupaten Karanganyar adalah salah satu kegiatan tahunan yang diadakan oleh gabungan Koperasi se Kabupaten Karanganyar dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2019 diadakan di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar Jl. Lawu, Badran Asri, Cangakan, Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu, 21 Juli 2019.

Dalam kegiatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2019 terdapat beberapa jadwal acara yang telah disusun oleh panitia kegiatan.

Susunan acara dalam kegiatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2019 terdiri dari jalan sehat, penampilan panggung, perlombaan, dan ditutup pada malam harinya oleh kegiatan ‘Sinau Bareng’ bersama Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dan Gamelan Kiai Kanjeng.

Kegiatan Hari Koperasi Nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar pada tahun 2019 oleh panitia sengaja dibuat berbeda dari tahun sebelumnya.

Menurut Ketua Panitia yang ditemui selepas acara, kegiatan dibuat lebih besar dan spektakuler.

 

Pada dasarnya Hari Koperasi Nasional Indonesia jatuh pada tanggal 12 Juli 2019.

Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan perayaan Hari Koperasi Nasional pada 21 Juli 2019 dan telah menjadi acara tahunan.

 

Kegiatan perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tahun 2019 disusun dengan berbagai macam kegiatan.

Kegiatan pertama perayaan Hari Koperasi Nasional di Kabupaten Karanganyar dibuka dengan jalan sehat yang dimulai pukul 06.00 WIB.

Kemudian dilanjutkan dengan senam bersama yang dipimpin oleh pemandu senam.

Sebelumnya, para peserta jalan sehat diwajibkan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui online.

Hal ini adalah cara alternatif untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang dan menumpuk dari para peserta yang membeli tiket melalui jalur biasa.

Setelah jalan sehat dan senam, diadakan undian doorprize dari tiket pendaftaran jalan sehat.

Selain itu, juga ada selingan musik di tengah panggung sebagai hiburan masyarakat.

Acara pada pagi hari dibawakan oleh pemandu acara / MC ‘Toni Belok Kiri’ dan ‘Terra’.

Selanjutnya, pada siang hari tepatnya pukul 12.00 WIB, dilanjutkan dengan perlombaan karaoke.

Kemudian menjelang petang, diadakan live akustik sembari menunggu tamu utama dari seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional, yaitu Emha Ainun Nadjib atau lebih dikenal dengan 'Cak Nun' atau 'Mbah Nun'

Kegiatan puncak ini adalah ‘Sinau Bareng’ bersama  Cak Nun dan Gamelan Kiai Kanjeng yang dimulai pukul 20.30 dan berakhir hingga pukul sekitar 00.30 WIB.

Kegiatan Sinau Bareng Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun sempat mengalami keterlambatan hingga satu jam.

Jadwal seharusnya yang dibuat oleh panitia adalah pukul 19.30 WIB harus mundur hingga 20.30 WIB.

Hal ini disebabkan karena menunggu kedatangan rombongan Cak Nun.

Acara berlangsung hingga pukul 00.10 WIB, Senin, (22/7/2019) dini hari.

 

Total peserta dihitung sejak pagi hingga malam hari mencapai 8000 peserta.

Kegiatan Harkopnas 2019 yang berbeda dari tahun sebelumnya ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., dan Wakil Bupati Karangnyar, Rober Christanto, S.E,

Kemudian juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pemerintah Daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kepala Dinas setempat di daerah Kabupaten Karanganyar.

Selain itu, perayaan Harkopnas 2019 ini juga dihadiri oleh Polresta, Dandim, dan Kejaksaan dari Kabupaten Karanganyar.

Mulai dari orang tua, remaja, hingga anak-anak terlihat semarak mengikuti jalan sehat.

 

Pemain Biola Kiai Kanjeng, Ari Blothong memberi beberapa komentar dari kegiatan perayaan Hari Koperasi Nasional 2019.

“Alhamdullilah lancar, kegiatan lancar, perjalanan tadi ga macet” ujar Ari.

Ari juga menerangkan bahwa kondisi Cak Nun sehat, segar, dan bersemangat.

“Alhamdullilah sangat sehat sekali (Cak Nun), beliau sangat segar dan sangat bersemangat untuk berkumpul dengan para jamaah pada malam ini”

Selain itu, Ari turut memberi pesan kepada masyarakat.

“Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Mungkin dengan adanya kegiatan sinau bareng bersama dengan para jamaah bisa mengademke (mendinginkan) pikiran dan menjadi gondelan (pegangan) bagi masyarakat”

Wijayanto selaku perwakilan Maiyah setempat juga memberi impresi terkait kegiatan perayaan Hari Koperasi Nasional 2019 di Kabupaten Karanganyar.

“Semoga kedepan semakin baik, kedepannya lagi semakin ramai” ujar Wijayanto.

Ditemui terpisah selepas acara, Mulyoto selaku Ketua Panitia Perayaan Hari Koperasi Nasional 2019 berkomentar mengenai kesuksesan acara.

Kegiatan Peringatan Hari Koperasi Nasional Kabupaten Karanganyar 2019 menurut Mulyoto tidak ada kendala yang besar, mempunyai keamanan yang cukup, dan jalannya acara yang kondusif.

Dinyatakan juga oleh Mulyoto walau dari sisi pendanaan cukup membengkak, namun 90 persen kegiatan sesuai dengan kegiatan.

“Peserta diperkirakan hadir sekitar puluhan ribu yang hadir di malam hari ini,

Ini memang luar biasa dari biasanya, dan memang acara ini tidak mendapat dana khusus dari pemerintah daerah.

Kegiatan ini murni dari seluruh gerakan koperasi yang ada di karanganyar.

Iuran untuk mengangkat biaya sebesar ini. Tahun ini memang luar biasa” ujar Mulyoto, dini hari Senin, (22/7/2019), pukul 00.15 WIB.

Menutup wawancara, Mulyoto mempunyai harapan agar kegiatan ini  perlu diulang atau ditingkatkan lagi karena menyatukan antarlembaga koperasi.

“Koperasi itu ada banyak KUD, Koperasi simpan pinjam , koperasi serba usaha dan seterusnya dengan adanya momen ini sekitar 1200 koperasi bersatu dalam acara ini.

Dimana yang mulanya menjadi rival atau kompetitor antarkoperasi, justru diacara ini koperasi justru bersatu padu.

Diharapkan acara seperti ini menjadi event tahunan dalam rangka kegiatan hari koperasi nasional dan barangkali ada momen-momen lain yang dapat dimanfaatkan bersama-sama.” kata Mulyoto.

Ditemui pada dini hari saat setelah selesai acara , Juliyatmono berkomentar soal keseluruhan acara bahwa kegiatan hari koperasi nasional di Kabupaten Karangnyar termasuk kegiatan yang membumi dan dapat membumikan koperasi.

Juliyatmono menyatakan bahwa dengan aktivitas jalan sehat dan kegiatan religi dapat berbagi kebahagiaan dan makna kehidupan lebih terasa.

"Koperasi selama ini kurang mendapat porsi yang cukup, melalui kegiatan aktivitas sejak tadi pagi, jalan sehat, sholawatan, sinau bareng, bersama cak nun ini membumikan koperasi. 

Koperasi itu kerja bersama, kolektivitas, kebersamaan itu tidak hanya lembaga koperasi tapi adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari, gotong royong, bersama-sama turut berbagi kebahagiaan, dan selalu bersama

Intinya cukup apprecieted, cukup bagus dan tentu hal-hal yang menyentuh nurani, melalui kegiatan-kegiatan religi ini tampaknya memang yang kita sebut kekinian" ujar Juliyatmono di depan gerbang Balaikota Kabupaten Karanganyar.

Juliyatmono mengomentari jalannya acara yang sempat molor satu jam dengan mengatakan bahwa pada dasarnya acara Cak Nun dan Kiai Kanjeng justru jauh lebih lama dari waktu yang diselenggarakan.

“Saya kira molor itu relatif karena kalo biasanya justru lebih malam lagi. Bukan malam lagi, bahkan sudah masuk pagi.

Mestinya jam 1 atau jam 2 baru berakhir.

Karena besok hari efektif, kita berikan waktu hingga jam 12.”

Itu kalo sampe jam 3 pun juga masih setia untuk terus duduk bersama beliau.

Sudah berkali-kali kita selenggarakan.” kata Juliyatmono.

Kemudian, di akhir wawancara, Juliyatmono memberi pesan kepada masyarakat Karanganyar dan sekitar.

“Kalo masyarakat mencintai, pemimpin dalam hal ini seperti cak nun, mungkin yang lain juga ada, Habib Syekh, Gus Ali yang populer itu.

Supaya orang mengingat bahwa semakin tambah umur itu bukan berarti umur bertambah tapi hakekatnya kan berkurang, nah diisi dengan hal-hal bermakna.

Sering kita selenggarakan ormas islam kita satukan melalui kegiatan ini.

Seperti tabligh akbar, dan juga kegiatan kebersamaan-kebersamaan lain melalui sentuhan religi itu yang mampu menggetarkan dan menggerakan seluruh potensi yang ada untuk berubah dan berbuat.

Bekerja bagi saya itu berdoa, dan berdoa itu juga bekerja.

Itulah yang harus terus dikristalisasikan menjadi sebuah ethichs budaya masyarakat kita, masyarakat yang pejuang, masyarakat yang spiritnya adalah daerah pejuang.

Itu yang harus kita jadikan spirit mengilhami setiap langkah-langkah kita semuanya.” tambah Juliyatmono.

Juliyatmono juga mengatakan bahwa kegiatan semacam tersebut nantinya akan diselenggarakan tiga bulan sekali.

Kegiatan yang diselenggarakan dapat berwujud salawat, tabligh akbar, malam cinta rasul, dan lain sebagainya.

“Hampir kita pastikan, kalo pemerintah sendiri setiap tiga bulan.

Kita akan hadirkan tokoh-tokoh yang memang punya kecintaan tersendiri.”  kata Juliyatmono

“Kegiatan kekinian yaitu dapat menyentuh nurani secara religius, mampu menggerakkan dan menggetarkan, dan makna kehidupan itu bisa terasa.

Tidak semata-mata kita hanya mencari dunia dengan sukses atau menumpuk harta benda kesuksesan saja, namun yang terpenting adalah bermanfaat bagi orang lain.” 

 

Di pinggir alun-alun Kabupaten Karangnyar juga tampak stan yang diisi oleh para penjual aneka jajanan dan berbagai macam pameran instansi baik negeri maupun swasta yang turut memeriahkan acara.

Stan tersebut berdiri dimulai pada saat kegiatan jalan sehat hingga acara terakhir.

List daftar peserta Stand Bazar HARKOPNAS Jalan Sehat

Sate kere/cumi
Mie Lethek & Bakmi
Akar Lawu, tahu bakso
Jeruk peras dan manggo thai
Sosis hotang, salad buah, ice tea
Kedai Bercanda, es coklat
Es dawet mbak della
Es coklat cincau, teh jumbo racikan eyang, tahu petis Den bagus & ayam panggang klaten
Juice buah mb. Siti & soto
ICSB Jaten
Seblak dan bakso dimsum Momy
Ayam geprek & es teh
Nasi jagung dan tiwul mb. Hesty
Jeruk peras, telur gulung dan takoyaki
Oishi crepes, jasuke & teh tongjie
Es dragon
Bang bayik kulit ayam
Dharma catering
Sostel & sosis goreng
BMW
 ICSB KRA
Solo crunchy & Latte latte
Aneka sosis bakar, bakso kojek, jeruk peras & juice
Sate kere mb. Nunung & thai tea
ICSB Jumantono
Bank PANIN
Otak otak istimewa & Es teh special
ICSB Ngargoyoso
ICSB DPD
Asinan dan es pelangi
ICSB Tasikmadu
Pecel Madiun & dawet durian
Tahu petis Pranoto
 Fire wings cumi pedas & es mangga
PEGADAIAN
Kebab Beib dan Nyoklat
BTN Syariah

 

Sumber :

https://www.tribunnewswiki.com/2019/07/23/peringatan-hari-koperasi-nasional-harkopnas-kabupaten-karanganyar-2019

Share
Komentar